Salah Seorang Anggota POLHUT Sumbar Mengalami Pingsan Saat Melakukan Patroli

Lintas Penjuru, Pesisir Selatan – Salah seorang anggota polisi kehutanan (POLHUT) Provinsi Sumatra Barat, Haryanto mengalami Pingsan saat melakukan Patroli Bersama tim dan polisi kehutanan (POLHUT) Kabupaten Pesisir Selatan (PESSEL ) di Lokasi hutan Kawasan HPK ( Hutan Produksi Dikonversi ) di Kampung Serdang, Kenagarian Tapan, Kecamatan BAB ( basa ampek balai Tapan) dan diketehui sudah meninggal dunia setelah berada di Puskesmas Tapan.

Kapolsek Tapan Aldius, SH menyampaikan, pada hari Rabu 22/5/2024 sekitar; pukul 13.00 Wib, bertempat di lokasi Kawasan hutan produksi konversi (HPK) di Kampung Serdang Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, polisi kehutanan Provinsi Sumatra Barat dan Polisi kehutanan Kabupaten Pesisir Selatan telah melakukan kegiatan Patroli Bersama dibawah Pimpinan Nefin Ahli Madya Polisi kehutanan Provinsi Sumatra Barat dengan jumlah anggota sebanyak 18 orang.

Kapolsek Tapan Aldius, SH juga menyampaikan, Adapun dalam kegiatan tersebut anggota dibagi menjadi 2 ( dua ) Tim, dan sekira pukul 17.30 wib di saat sedang melakukan kegiatan patroli salah seorang anggota Tim 1 yaitu dari Polisi kehutanan Provinsi Sumatra Barat, Haryanto, mengalami pingsan diduga karena kelelehan.

karena di lokasi tidak ada jaringan internet dan pergi ke lokasi tidak dapat ditempuh dengan kendaraan roda empat, maka beberapa orang dari Anggota pergi keluar lokasi hutan kawasan konversi untuk mecari bantuan, dan setelah anggota sampai dipemukiman penduduk masyarakat, kemudian sekita pukul 21.00 wib dilakukan penjemputan atau Evakuasi terhadap saudara Haryanto yang dilakukan oleh Personel Polsek Basa Ampek Balai Tapan Kanit IK AIPTU Wira Dhani dan Anggota Briptu Tril Madrios besama-sama dengan Dinas BPBD Tapan dan Polisi kehutanan Provinsi Sumatra Barat serta Polisi kehutanan Pesisir Selatan dengan dibantu oleh masyarakat / pemuda Kampung Serdang Kenagarian Tapan.

Lanjut Kapolsek Tapan Aldius,SH juga menyampaikan menuju ke lokasi tempat Haryanto pingsan sangat cukup jauh dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua sehingga penjemputan atau Evakuasi dilakukan dengan berjalan kaki dengan jarak tempuh sekitar kurang lebih 6 Km.

Setelah sampai dilokasi sekira pukul 23.30 wib, kemudian saudara Haryanto yang masih belum sadar dibawa keluar dari lokasi dengan menggunakan Tandu dan sampai di Puskesmas Basa Ampek Balai Tapan pada hari Kamis 23/5 2024 sekira pukul 02.30 wib, kemudian terhadap Haryanto, dilakukan Pemeriksaan Luar oleh Dr. ELSA Pohan dan Piket Medis yang saat itu diketahui bahwa Haryanto sudah dalam keadaan Meninggal Dunia, telah mengalami Kaku Tubuh diperkirakan terjadi sekitar kurang lebih 3 Jam yang lalu dan juga sebagaimana dengan keterangan dari Pihak Medis bahwa pada tubuh tidak terdapat tanda-tanda kekerasan.

Selanjutnya setelah selasai dilakukan Pemeriksaan Luar, kemudian sekitar pukul 03.00 Wib Pihak Keluarga Haryanto sampai di Puskesmas basa ampek balai Tapan, dan Pihak Keluarga menerima dengan Ikhlas kejadian tersebut sebagai musibah dan Pihak keluarga Istri Haryanto, bernama An. Eli Marlina membuat Surat Pernyataan Penolakan dilakukan Visum Et Repertum dan Autopsi selanjutnya sekira pukul 03.30 Wib, Jenazah Haryanto dibawa oleh Pihak Keluarga Kerumah Duka di kota Padang dengan menggunakan Mobil Ambulan Puskesmas basa ampek balai Tapan, diketahui korban Haryanto, umur 48 tahun pekerjaan sebagai pegawai negeri sipil (PNS) polisi kehutanan. (RLS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *