Pembangunan Gedung Paud Nagari Binjai Tapan, Diduga Gunakan Meterial Dari Kuari Tak Berizin

Pesisir Selatan, lintaspenjuru.com –Pemerintah Nagari Binjai Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, provinsi Sumatra Barat, membangun sebuah gedung yang akan digunakan untuk Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dana yang dikucurkan dari Dana Desa (DD) dengan nilai RP. 120.000.000 (Seratus Dua Puluh Juta Rupiah) tahun 2023 lalu. Namun kegiatan tersebut belum selesai, dan pembangunan di lanjutkan kembali dengan menggunakan Dana Desa (DD) di tahun 2024 ini, dengan tambahan dana RP. 100.000.000 (Seratus Juta Rupiah). Anehnya meterial bangunan tersebut diduga dari Kuari atau Tambang yang tidak mengantongi izin dari dinas pertambangan.

Untuk diketahui menurut Undang – Undang nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan Mineral dan Batu Bara (Mineral) menjelaskan bahwasanya kegiatan Desa ataupun Proyek pembangunan yang dilakukan Kontraktor tidak boleh menggunakan Meterial Tambang Ilegal. Bagi yang melanggar, bisa di Pidana sesuai peraturan Hukum yang berlaku.

Saat dikonfirmasi En selaku pemasok meterial, dirinya tidak mengetahui masalah meterial ilegal atau bukan.

“Soal meterial ilegal saya tidak tahu, untuk meterial untuk gedung Paud, seperti batu dan pasir yang dari sungai, saya jual ke Pemerintah Nagari Binjai dengan harga RP. 600.000 (Enam Ratus Ribu Rupiah) satu mobil, tapi, tentang meterial ilegal saya tidak tahu, tanya ke Nagari saja,” sampai En.

Terpisah PJS Wali Nagari Binjai, Miftahudin saat dikonfirmasi, membenarkan adanya pembangunan gedung Paud di 2023 lalu dan pembangunan tersebut belum selesai disambung dan dilanjutkan di tahun 2024 ini, dan saat di singgung terkait asal meterial gedung Paud tersebut, dirinya tidak tahu dari mana.”Benar ada pembangunan gedung Paud 2023 lalu, dan pembangunan tersebut belum selesai, dan dilanjutkan di tahun 2024 ini, soal meterial pembangunan gedung Paud, saya tidak tau, karna meterial gedung Paud itu, Sekretaris Nagari yang paham,” tutup Miftahudin.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *