Ini Keterangan Bendahara Komite SMKN 1 Tapan Kesalahan Pahaman Sama Ketua Komite

oplus_1024

Pesisir Selatan, lintaspenjuru.com – Sekolah SMKN 1 Tapan mengundang awak media baik dari media cetak, online, dan media elektronik, saat jumpa pers klarifikasi kepada ketua komite yang baru saja di tunjuk oleh wali siswa pada bulan februari 2024 lalu meminta rincian laporan pengeluaran keuangan dana komite sekolah di SMKN 1 Tapan Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatra Barat, Sabtu 18/5/2024.

Kepala sekolah SMKN 1 Tapan Radinin, S.PD mengatakan hari ini konferensi pers atau jumpa pers adalah acara khusus dalam rangka klarifikasi yang dihebohkan di media berapa hari lalu yang berjudul kepsek SMKN 1 diduga selewengkan dana komite sekolah.

Saat klarifikasi konferensi pers atau jumpa pers yang bertempat di ruangan kepala sekolah, Radinin, S.pd membatah tuduhan tersebut yang di lontarkan oleh ketua komite yang bernama Rasidin

Adapun giat jumpa pers ini turut hadiri dihadiri Radinin Kepala Sekolah, Wakil Sarana Prasarana Afriani Candra, Wakil Kesiswaan Riski Hardata, Wakil Humas Yusman Haris, Wakil Kurikulum Jhoni Eka Putra, Bendahara Komite Baru Roza Lindara, Bendahara Komite lama Mega Putri, wali Nagari Kampung Tengah dan ketua komite baru dalam klarifikasi bertempat di ruangan Kepala Sekolah SMK N 1 Ranah Ampek Hulu Tapan, yang ingin mengetahui lebih jauh terkait beredarnya berita Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 1 Tapan yang diduga telah melakukan selewengkan dana komite di Sekolah SMKN 1 Tapan.

Bendahara Komite SMKN 1 Tapan Lindara, saat klarifikasi. konferensi pers di ruangan kepala sekolah Ia menjelaskan, dugaan laporan fiktif yang disebutkan oleh ketua komite, yaitu sebanyak Rp10.200.000,- (sepuluh juta dua ratus ribu rupiah).

Kata Lindara, Selaku pembantu bendahara sekolah SMKN 1 Tapan,  Adapun rincian data uang sebanyak Rp 10.200.000 tersebut yaitu, pembayaran honor Wali Kelas dari Juli hingga Desember Tahun Pelajaran 2023/2034 sebanyak 10 orang, dengan jumlah Rp300.000,- per orang dengan total uang Rp3.000.000,-. Kemudian honor Wakil Kepala sekolah bulan februari dan Maret tahun pelajaran 2022/2023, sebanyak 3 orang dengan jumlah Rp. 900.000,- per orang dengan total Rp2.700.000,-.

Lanjut Lindara, mengatakan, dengan jumlah uang yang di atas sudah kasih sama penerima honor pelaksanaan kegiatan dan pembayaran lainnya, untuk pembayaran honor nya saya langsung kasih sama si penerima honor, kepala sekolah tidak tau dalam urusan pembayaran honor pelaksanaan kegiatan Komite sekolah ungkap Lindara.

Dari berita tersebut, Kepala Sekolah SMKN 1 Rahul Tapan, Radinin. S.Pd menggunakan hak jawabnya untuk klarifikasi. Ia menjelaskan, dugaan laporan fiktif yang disebutkan oleh ketua komite, yaitu sebanyak Rp10.200.000,- (sepuluh juta dua ratus ribu rupiah).

“Ini yang menjadi persoalan di tengah masyarakat. Olehnya itu saya luruskan dan mohon dicermati bahwa berita yang beredar itu yang kasih informasi belum memahami rancangan kerja komite sekolah (RKKS) dan tentunya saya tertekan dengan pemberitaan tersebut. ” Katanya.

Oleh karena itu dengan adanya kesalahan pahaman pengeluaran keuangan dana komite sekolah yang diduga oleh Rasyidin selaku ketua komite sekolah SMKN 1 Tapan, sebenarnya saya tidak tau karena itu ada dalam bentuk sumbangan sedangkan sumbangan itu tentunya bervariasi dan itupun bukan saya yang tangani, ” katanya

”Radinin, dalam konferensi pers atau jumpa pers pada Sabtu 18/5/2024 Saya minta kepada ketua komite yang bernama Rasyidin memberikan klarifikasi kepada mitra media yang telah memberitakan saya, untuk meralat kebenaran sebenarnya, dan tuduhan tersebut tidak terbukti di waktu konferensi pers, tutup Radinin.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *