DPD SPRI Datangi Polda Bengkulu Karena di Nilai Lamban Dalam Penanganan Hukum Rahimandin

DPD SPRI Datangi Polda Bengkulu Karena di Nilai Lamban Dalam Penanganan Hukum Rahimandin

Bengkulu, Lintaspenjuru.com – Polda Bengkulu dinilai lambat dalam penanganan kasus-kasus saat ini. Seperti kasus penangkapan pelaku penembakan Pimpinan Media sekaligus Calon Anggota DPD RI Wilayah Provinsi Bengkulu, lalu kasus penangkapan senjata api dan penggeledahan di rumah mantan Bupati Kaur Gusril Pausi. Hingga saat ini kasus tersebut masih belum ada kejelasan. Senin, 27/3/2023.

Ketua DPD SPRI Provinsi Bengkulu Aprin Taskan Yanto menyampaikan, “Kita hari ini ke Polda Bengkulu untuk mempertanyakan perkembangan kasus pelaku penembakan Rahimandani, hingga kini masuk 3 bulan belum juga ditangkap sehingga kalo kita tanyakan langsung biar publik tau saat ini batas ana penanganan kasus tersebut.”

Bacaan Lainnya

Lalu menambahkan mempertanyakan mengenai kelanjutan kasus penangkapan dan penggeledahan di rumah Gusril Pausi.

“Agar dapat di informasikan dengan masyarakat seperti apa sesungguhnya dan mempertanyakan prosedur kepemilikan masyarakat sipil dengan senjata api tersebut, agar terang benderang tanpa ada yang ditutupi di masyarakat,” tegas Aprin.

Wadirreskrimum Polda Bengkulu AKBP. Andjas Adipermana, S.I.K., M.H. menyampaikan “Terkait kasus penembakan Rahimandani sampai saat ini tim kami masih melakukan proses penegakkan hukum itu untuk menangkap pelakunya, tapi upaya itu terus kita lakukan sampai pada pengambilan dari sisi gambar pelaku dilokasi dizoomkan melalui alat untuk memastikan baik helem pelaku, baju pelaku dan lainnya.”

Terkait penggeledahan di rumah Gusril Pausi yang menyita senjata api, HP dan sisi tv itupun belum ada bukti yang dapat menyatakan ada hubungannya dengan kasus penembakan Rahimandani, artinya itu KASUS PENEGAKKAN HUKUM YANG BELUM ADA HUBUNGANNYA.

Untuk Terkait penangkapan senjata api dikaur, rabu besok akan kita adakan Press Release di Polda Bengkulu ini, Tutup Andjas dengan beberapa awak media diruang kerjanya. (Rk)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *