Akibat Tak Kunjung di Perbaiki, Warga Goro Perbaiki Jembatan Usaha Tani Swadaya

Pessel, Lintaspenjuru.com –¬†Jembatan usaha tani berada di Kampung Lagan Kecil, Kenagarian Lagan Gadang Mudik, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir, Sumatera Barat ini kondisi cukup mengkhawatirkan. Bantalan – bantakan kayu jembatan sudah lapuk, dan membahayakan kendaraan roda dua warga yang mengangkut hasil pertanian.

Jembatan usaha tani menjadi salah satu akses warga setempat menghubungkan Kampung Lagan Kecil dan Kampung Lagan Gadang Mudik, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir, Sumatera Barat. Sudah lama tak tersentuh perbaikan dari pemerintah daerah setempat.

Bacaan Lainnya

Parahnya akses jembatan tersebut cukup menjadi keluhan warga setempat, khusus nya dalam mengeluarkan dan mengangkut hasil pertanian. Dan berharap pemerintah daerah setempat, melalui dinas terkait bisa turun melihat kondisi jembatan usaha tani.

Ransam (70) warga Kampung Lagan kecil mengatakan”, masyarakat sangat berharap, adanya bantuan pembangunan jembatan penghubung antara Kampung Lagan Kecil dan Kampung Lagan Gadang, kepada Dinas PUPR Kabupaten Pesisir Selatan agar dapat membantu dalam pembuatan jembatan, karna jembatan ini satu-satunya akses menuju lahan pertanian warga, kondisi jembatan yang telah rapuh ini sangat membahayakan yang melintasi jembatan tersebut saat mengangkut hasil pertanian seperti karet dan hasil tani lainnya

” Setiap harinya warga setempat mengangkut hasil pertanian melintasi jembatan. Keberadaan jembatan usaha tani ini cukup fital bagi warga disini, ” ungkap Rusman.

Kini keadaan jembatan semakin parah, petani mengeluh kerena kesulitan untuk mengeluarkan hasil kebun mereka, karna dengan kondisi jembatan yang mereka lalui kayunya sudah lapuk. Sehingga terpaksa petani harus serba hati-hati sampai kepengir jalan.ya, hanya ini satu-satunya akses yang dilalui mengeluarkan hasil kebun bisa diangkut dengan cara di langsir mengunakan sepeda motor.

Sementara itu, Walinagari Lagan Gadang Mudik Punggasan, Kecamatan Linggo Dari Baganti, Iwat Jali membenarkan kondisi jembatan usaha tani di wilayahnya yang butuh perbaikan.

Iwat menuturkan, secara geografis, digambarkan Nagari Lagan Gadang Mudik Punggasan, Kampung Lagan kecil merupakan sebuah Kampung yang dibintangi sungai yang menjadi pemisah Kampung Lagan Gadang, dengan lebar sungai sekitar + 15 meter tersebut juga banyak ditumbuhi perumputan dan kayu-kayu kecil yang rimbun di sepanjang aliran sungai.

Selain itu menurut diri- nya, hal yang sangat mendukung adalah banyaknya lahan pertanian, itu akan dapat menambah daya saing dalam sektor pertanian yang harus di dukung. Ada sekitar 65 persen di Kampung Lagan kecil, saat ini akses satu-satunya hanya melalui jalur jembatan itu”, katanya

“Belum lagi persoalan pendidikan dan melemahnya jaringan atau sinyal internet di Kampung Lagan kecil juga perlu diperkuat guna pencpaian terutama bagi para pelajar anak sekolah khusunya bagi pelajar yang berusan dangan jaringan (internet), ” ujar Walinagari Lagan Gadang Mudik Punggasan

Ia yakin, dengan dibangunnya infrastruktur jalan usaha tani dan jembatan penghubung di Kampung Lagan kecil dan Kampung Lagan gadang.menurut nya banyak manfaat bagi masyarakat khususnya warga Kampung Lagan kecil yang melewati jembatan itu, sehingga betul-betul dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar saat lewat di jembatan tersebut.

Walinagari, setiap tahunnya jalan tersebut tetap masuk disetiap musrembang ditingkat kecamatan Linggo Sari Baganti, jalan yang belum tersentuh aspal atau peningkatan jalan dipenghujung Kampung Lahan kecil penghubung Kampung Lagan Gadang (Lingkar) sepanjang dua kilo, 2 meter.

Karena dengan kondisi jembatan tersebut sudah bertahun berganti tahun lamanya masyarakat bergotong-royong, Minggu (9/10/2022) untuk perawatan jembatan penghubung itu. Namun, beberapa tahun belakang an ini masyarakat mulai kewalahan dalam perawatan karena sebagian bahan jembatan yang sudah lapuk dan busuk di makan usia. (G)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *