Permasalahan Nelayan Muara Jambu dan Organisasi PP, Kapolsek Lakukan Mediasi

Pessel, Lintaspenjuru.com – Diduga terjadi kesalapahaman antara nelayan Muaro Jambu, Kecaamatan Linggo Sari Baganti, dengan Organisasi Pemuda Pancasila di SPBU Kampung Bukit Putus Luar Nagari Punggasan Utara Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kamis (22/9/2022), Kapolsek Linggo Sari Baganti IPTU. Hendra, SH., MH lakukan Mediasi

Terkait hal tersebut Kapolsek Linggo Sari Baganti, bersama anggotanya langsung turun ke SPBU Kampung Bukit Putus Luar Nagari Punggasan Utara Kecamatan Linggo Sari Baganti.

Bacaan Lainnya

“Benar terjadi hal itu, namun kita bersama anggota Polsek Linggo Sari Baganti, telah melakukan mediasi kedua pihak, ” tegas Kapolsek saat dihubungi.

Dijelaskan IPTU. Hendra, permasalahan tersebut berawal ketika aggota rganisasi Pemuda Pancasila melarang masyarakat nelayan Muara Jambu melakukan pengisian BBM Pertalite dengan menggunakan jerigen, hal tersebut tentunya menyulitkan masyarakat nelayan dalam mendapatkan BBM sehingga menimbulkan kericuhan antara kedua belah pihak.

Dari mediasi tersebut, disepakati bersama
kedua belah pihak dan disepakati bahwa dalam melakukan pengisian BBM Pertalite para nelayan, disarankan melakukan koordinasi dengan Wali Nagari Punggasan Utara, terkait mekanisme pembelian BBM pertalite tersebut.

” Alhamdulillah, mediasi berjalan lancar dan tertib. Kita himbau pada seluruh elemen masyarakat bersama menjaga keamanan dan ketertiban. Ikuti aturan yang telah ditetapkan, ” ajak Kapolsek. (G)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *