Diduga sedang ” Ngetem “, empat wanita diduga PSK digelandang Pol PP Pessel.

Pessel, Lintaspenjuru.com – Malang nasib empat orang wanita diduga pekerja seks komersial (PSK), berinisial SPW (44) warga Inderapura, EWT (39) dan EVT (40) warga Bungus Teluk Kabung Kota Padang, serta ZN (40) warga Sicincin di cokok Polisi Penegak Perda, Kabupaten Pesisir Selatan.

Berdasarkan informasi didapatkan dilapangan, jika ke empat wanita ini diduga sering ” Ngetem ” di kawasan Bukit Pulai, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan. Kabid Trantibum Satpol PP Pessel, Dongki Agung Pribumi membenarkan jika Pol PP dan Damkar Pessel berbasil mengamankan empat orang wanita diduga PSK, di daerah kawasan Bukit Pulai, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan.

Bacaan Lainnya

“Jadi, menurut informasi sementara kita dapatkan jika mereka ini yang sering dipakai jasanya oleh sopir truk barang dan tangki CPO dengan tarif berkisar antara Rp100.000-Rp200.000,” terang Agung pada wartawan di Painan, Minggu (17/7/2022).

Untuk cara main ke empat wanita diduga PSK hasil keterangan sementara yaitu dengan menunggu para sopir tangki CPO yang nakal, setelah mendapatkan kata sepakat tentang harga maka mereka langsung naik ke atas mobil truk atau CPO. Dan, usai menjajakan aksi nya mereka diturunkan dilokasi tertentu.

Agung menegaskan jika perbuatan mereka melanggar Perda Kabupaten Pesisir Selatan Nomor 1 tahun 2016 tentang Ketenteraman Masyarakat dan Ketertiban Umum pasal 27. Dan, pada ayat 2 berbunyi, setiap orang dilarang melakukan kegiatan pelacuran, dengan berlaku sebagai PSK, lelaki hidung belang, atau sebagai perantara.

“Selanjutnya, mereka dikirim ke Panti Sosial Karya Wanita (PSKW) Andam Dewi milik Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat di Arosuka Kabupaten Solok,” lanjut Kabid Trantibum Satpol PP Pessel, Dongki Agung Pribumi. Tujuan dikirim ke PSKW di Kabupaten Solok agar mereka mendapatkan binaan, bisa berubah dam kembali hidup normal seperti wanita lainya diluar sana. Tekuknya. (G)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *